Halaman

Jumat, 19 Juni 2015

Jangan Lupa Belanja






Baru datang tiga pemain baru berstatus gratis, pun hanya satu diantaranya yang memiliki jaminan kualitas. Sebagai suporter saja, saya sudah hampir malas membuka laman resmi klub mengharap rumor yang beredar terwujud nyata. Musim panas memang harusnya dihiasi dua hal, mbak-mbak girlgroup yang heboh bikin comeback penggoda iman, dan kegilaan klub liga primer menghamburkan uang di bursa pemain. Semoga semua kabar baik datang dalam waktu dekat. 
Dimulai pada 1 Juli.

Kamis, 18 Juni 2015

Penyerang Internasional Prancis Hijrah Ke Meksiko

Andre-Pierre Gignac memutuskan untuk tidak memperpanjang hubungannya dengan klub Olympique Marseille. Salah satu pencetak gol terbanyak Ligue 1 musim 2014-2015 dengan 21 gol ini, diduga mengambil keputusan untuk hengkang karena tidak akur dengan pelatih kepala Marcelo Bielsa. Sebagai catatan, Bielsa gagal membawa Marseille untuk bersaing di papan atas liga utama Perancis setelah dalam paruh kedua musim mencatatkan rekor buruk dimana tujuh pertandingan berakhir dengan kekalahan.

Rumor kepindahan Gignac, membuat sejumlah klub dari daratan eropa dikaitkan sebagai destinasi karir sang penyerang berikutnya. Sejumlah tim liga primer Inggris seperti Newcastle, West Ham tertariik memboyong pemain yang mencetak enam gol bagi tim nasional Perancis. Begitu juga rumor yang menyebutkan ketertarikan Dynamo Moscow(Rusia), dan salah satu klub papan tengah Serie A, Fiorentina. Rupanya, pria berusia 29 tahun tersebut memilih untuk mengambil opsi lain.

Seperti dilansir dari beberapa media olahraga baik Perancis maupun Eropa pada Selasa (17/6) waktu setempat, Gignac resmi mengikat kesepakatan untuk membela klub liga Meksiko, Tigres. Menurut laporan Goal.com, dan beberapa sumber lain, Gignac akan diikat selama tiga tahun dengan perkiraan nilai kontrak mencapai empat juta dolar amerika per tahunnya.

Selain mendatangkan mantan penyerang Touluse tersebut, Tigres juga merogoh kocek mereka sangat dalam untuk mendaratkan bintang muda Meksiko Jurgen Damm asal klub Pachuca, dan penyerang Villareal asal Nigeria, Ikechukwu Uche. Aktivitas beli pemain yang dilakukan oleh Tigres bisa dibilang sebagai yang paling aktif dan termahal di liga Meksiko musim panas ini.

Liga utama negeri Meksiko sendiri akan memulai musim barunya pada akhir Juli nanti. Namun, kompetisi terdekat yang akan dihadapi Tigres adalah kompetisi antar klub amerika selatan, Piala Libertadores. Tigres melaju ke babak semifinal dan akan menghadapi lawannya asal Brasil, SC Internacional pada tanggal 16 Juli mendatang.

 

Rabu, 17 Juni 2015

Pekan Pertama EPL, Liverpool Kembali Tandang ke Britannia

Jadwal musim 2015/2016 liga primer Inggris telah dirilis pada Rabu (17/6), waktu setempat. Sejumlah pertandingan menarik akan tersaji langsung di pekan perdana musim depan. Juara musim lalu, Chelsea, akan memulai perjuangan mempertahankan gelar dengan menjamu Swansea di Stamford Bridge. Newcastle United, yang akan dipimpin pelatih baru Steve McClaren, menunggu kunjungan dari tim penuh kejutan musim lalu, Southampton. Sementara salah satu kandidat peringkat empat besar lainnya, Tottenham Hotspur, akan memulai musim dengan menyambangi Old Trafford untuk menantang Manchester United.

Yang unik, Liverpool kembali akan bertandang ke Britannia Stadium, kandang Stoke City, berselang kurang dari 3 bulan dari kekalahan 1-6 di tempat yang sama. Leicester City akan menjamu Sunderland, satu-satunya lawan yang gawangnya tidak mampu mereka bobol dalam dua pertemuan musim lalu. Sementara dua dari tiga tim promosi musim ini berkesempatan memulai musim dengan pertandingan kandang. AFC Bournemouth akan menjamu Aston Villa, sedangkan Norwich City akan kembali menggelar laga EPL di Carrow Road setelah absen semusim dengan menjamu Crystal Palace.


Berikut adalah jadwal lengkap pekan perdana EPL musim 2015/2016 pada 8 dan 9* Agustus 2015:

AFC Bournemouth v Aston Villa
Arsenal v West Ham United
Chelsea v Swansea City
Everton v Watford
Leicester City v Sunderland
Manchester United v Tottenham Hotspur
Newcastle United v Southampton
Norwich City v Crystal Palace
Stoke City v Liverpool
West Bromwich Albion v Manchester City 



jadwal lengkap dapat diakses di laman ini

*waktu pertandingan masih dapat berubah

Selasa, 16 Juni 2015

Kunci Gelar Ganda, Juara Umum Diraih

Singapura, Selasa (16/6) - Bisa dibilang pegelaran SEA Games XXVII 2015 Singapura menjadi unjuk kekuatan pelatnas Cipayung kepada para pesaingnya di kawasan asia tenggara. Walaupun harus merelakan medali di beberapa nomor, tim Indonesia sanggup menjadi juara umum walau hanya menurunkan tim "lapis kedua". Sektor ganda menjadi ujung tombak dalam perolehan medali yang seluruh pertandingannya dihelat di Singapore Indoor Stadium ini.

Indonesia tinggal membutuhkan satu medali emas untuk memenuhi target sebanyak dua medali emas yang dipasang oleh PBSI dan Satlak Prima jelang SEA Games kal ini. Sebelum final digelar, target tersebut pun sudah terpenuhi mengingat pada kategori ganda putra dua wakil Indonesia dipastikan saling berhadapan. Sementara wakil lainnya, Hanna Ramadini dan pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto memiliki peluang bagi tim Indonesia untuk meraih medali emas dan melampaui target yang telah diberikan.

Dalam duel ganda putra, pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi unggul atas koleganya pasangan Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, 21-12, 24-22. Terdapat prestasi tersendiri dalam duel ini. Ini adalah kali kedua secara berurutan dalam kancah SEA Games, Indonesia menempatkan dua wakilnya di babak final. Sementara bagi Angga Pratama, ia mengulangi prestasinya dengan meraih medali emas, setelah dua tahun lalu juga memperoleh emas saat berpasangan dengan Ryan Agung Saputra.

Hanna Ramadini, yang sebelumnya tidak diunggulkan di kategori perseorangan, menjadi wakil Indonesia untuk tampil di final nomor tunggal putri. Sayang perlawanan gadis berusia 20 tahun tersebut tak mampu menundukkan sang lawan dari Thailand, Busanan Ongbumrungpan yang unggul dalam dua gim, 21-17, 21-12. Meskipun sempat unggul cukup jauh di gim kedua, Hanna banyak membuat kesalahan sendiri dan seketika kehilangan bentuk permainan. Hal ini berbuah kemenangan bagi Busanan, peraih medali perak SEA Games 2013 di Myanmar.

Wakil terakhir yang turun di babak final adalah ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto. Menghadapi sang lawan yang berasal dari Malaysia, pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Yin, mereka kehilangan gim pertama yang berkesudahan 18-21 untuk pasangan Chan/Goh. Set kedua, Praveen/Debby mulai menemukan ritme dan sesekali mengambil keuntungan dari servis berisiko sang lawan. Berkat beberapa smash keras menyilang Praveen, wakil Indonesia unggul di set kedua 21-13.

Drama berlanjut ke set penentuan, peraihan poin berlangsung ketat, momen tersebut berlangsung hingga pasangan Indonesia mampu mendominasi dan unggul beberapa angka. Sayang pada saat kedudukan beranjak ke angka belasan pasangan Malaysia balik menampilkan permainan efektif di depan net dan memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan, tidak hanya sekali, tapi hingga tiga kali kesempatan!. Untung bagi pasangan Indonesia, pada saat poin kritis, mereka mampu bertahan dari serangan lawan dan mengakhiri pertandingan dengan kedudukan 25-23.

Medali emas kedua bagi Debby Susanto di dua edisi SEA Games ini menandakan Indonesia meraih juara umum cabang olahraga bulutangkis. Indonesia mengungguli Malaysia dan Thailand dengan meraih tiga medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu. Satu medali emas lain disumbangkan oleh tim beregu putra Indonesia. Catatan positif ini menandakan kesiapan para pemain muda pelatnas dalam mengemban tugas kompetisi di tingkat regional. Sementara pekerjaan rumah bagi pasukan Cipayung untuk berbenah di sisi mental bertanding agar pemain muda ini mampu untuk tampil matang dan konsisten dalam kompetisi sesungguhnya di level Grand Prix maupun Super Series.

Senin, 15 Juni 2015

Empat Wakil Di Final, Pastikan Satu Emas

Singapura - Babak semifinal nomor perseorangan cabang olahraga bulutangkis usai dilangsungkan pada Senin (15/6) malam, di Singapore Indoor Stadium. 


Pasangan ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto adalah wakil Indonesia pertama yang lolos ke babak final. Mereka berhasil mengalahkan Sudket Prapakamol/Sapsiree Taerattanachai setelah bermain tiga gim, 21-13, 8-21, 21-14. Ini adalah final SEA Games kedua bagi Debby, yang edisi sebelumnya meraih medali emas bersama Muhammad Rijal.

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying asal Malaysia akan menjadi lawan bagi Praveen/Debby dalam merebut medali emas. Pasangan negeri jiran tersebut mengalahkan wakil Indonesia lain, Riky Widianto/Richi Puspita Dili, 21-18, 18-21, 22-20 untuk melaju ke final yang akan digelar besok, Selasa (16/6).

Pada kategori tunggal putri, Hanna Ramadini mampu mengalahkan wakil Malaysia, Goh Jin Wei, untuk meraih satu tempat di babak final. Sempat tertinggal pada gim pertama 16-21, pebulutangkis berusia 20 tahun mampu menyudahi dua set berikutnya dengan keunggulan 21-12, 21-18. Pada babak final, ia akan menghadapi wakil Thailand yang juga finalis tunggal putri SEA Games 2013 Myanmar, Busanan Ongbumrungpan. Sebelum melaju ke final, Busanan menaklukkan wakil Vietnam, Vu Thi Trang, 21-11, 21-17, di babak semifinal.

Indonesia sendiri telah memastikan merebut medali emas di kategori ganda putra. Sesama wakil Indonesia, pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan saling bertemu di babak final. Skenario terbaik ini bisa tercapai setelah kedua pasangan tersebut mampu menundukkan lawan masing-masing di babak semifinal.

Angga/Ricky mampu menyudahi pertandingan dalam dua gim langsung dengan skor 21-12, 21-18, saat bersua pasangan tuan rumah, Danny Bawa Chrisnanta/Chayut Triyachart. Ini juga merupakan final SEA Games kedua bagi pasangan ini, meskipun di edisi lalu bermain dengan pasangan yang berbeda. Di sisi lain, Markus/Kevin menyudahi perlawanan ganda putra Filipina, Ronel Estanislao/Philip Joper Escueta, dengan dua gim langsung 21-14, 21-12.

Prestasi ganda putra tim bulutangkis Indonesia, tak mampu disamai oleh para wakil di ganda putri. Baik pasangan Maretha Dea Giovani/Suci Rizki Andini serta Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi harus puas dengan medali perunggu. Maretha/Suci harus takluk di tangan wakil Malaysia, Amelia Alicia Anscelly/Soong Fie Cho dengan skor 16-21, 21-23. Sementara wakil Malaysia lainnya, Vivian Hoo Kah Mun/Moon Khe Wei mengandaskan perlawanan Awanda/Mahadewi, 21-12, 21-11.

Sabtu, 13 Juni 2015

Jadwal Tanding Wakil Indonesia: Perempatfinal Perseorangan Bulutangkis

Berikut adalah wakil Indonesia yang lolos menuju babak perempatfinal kategori perseorangan cabang olahraga bulutangkis, SEA Games XXVII Singapura 2015:

- Jonatan Christie (kategori tunggal putra) akan menghadapi Chong Wei Feng (Malaysia)

- Hanna Ramadini (tunggal putri) akan menghadapi Liang Xiaoyu (Singapura)

- Lindaweni Fanetri (tunggal putri) akan menghadapi Vu Thi Trang (Vietnam)

- Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi (ganda putra) akan menghadapi Peter Gabriel Magnaye/Paul J. Vivas (Filipina)

- Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (ganda putra) akan menghadapi Issara Bodin/Nipitphon Puangpuapech (Thailand)

- Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi (ganda putri) akan menghadapi Duanganong Aroonkesorn/K.Voravichitchaikul (Thailand)

- Maretha Dea Giovanni/Suci Rizki Andini (ganda putri) akan menghadapi Pham Nhu Thao/Thai Thi Hong Gam

- Praveen Jordan/Debby Susanto (ganda campuran) akan menghadapi Tan Aik Quan/Lai Pei Jing (Malaysia)

- Riky Widianto/Richi Puspita Dili (ganda campuran) akan menghadapi Nipitphon Puangpuapech/Puttita Supajirakul (Thailand)


*seluruh pertandingan dilangsungkan di Singapore Indoor Stadium, Minggu (14/6), mulai pukul 14.00 waktu setempat / 13.00 WIB

Jumat, 12 Juni 2015

Bulutangkis Separuh Jalan Penuhi Target

Singapura, Jumat (12/6)

Catatan penting ditorehkan oleh tim bulutangkis putra Indonesia, pada SEA Games ke XXVIII kali ini Jonatan Christie dkk sukses meraih medali emas.


Prestasi tersebut mereka raih usai mengalahkan tim bulutangkis putra Thailand dengan skor 3-2. Menjadi tunggal pertama yang tampil di partai pembuka, Jonatan Christie justru takluk di tangan tunggal pertama Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk, 17-21, 19-21. Kemenangan Tanongsak seolah memberi angin kepada Thailand bahwa medali emas akan mereka raih.

Di partai selanjutnya, pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi tampil trengginas untuk menaklukkan lawannya sekaligus memberi poin bagi tim Indonesia. Mereka menyamakan kedudukan menjadi sama kuat setelah menaklukkan duet Nipitphon Puangpuapech/Issara Bodin, 21-15, 21-13, hanya dalam kurun waktu 30 menit. Thailand kembali memaksakan keunggulan atas tim Indonesia, saat tunggal kedua, Firman Abdul Kholik gagal membendung permainan tunggal putra senior, Boonsak Ponsana. Firman harus rela takluk dua set langsung, 7-21, 14-21 dai pebulutangkis Thailand berusia 33 tahun tersebut. 

Sektor ganda kembali menjadi penyelamat regu Indonesia, pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Markus Fernaldi Gideon sesuai harapan mampu tampil maksimal saat mengalahkan pasangan  kedua Thailand Wannawat Ampunsuwan/Pakkawat Vilailak. Setelah melalui duel tiga set, Kevin/Markus mampu unggul 21-19, 18-21, 21-14. Indonesia memastikan meraih medali emas setelah tunggal ketiga Ihsan Maulana Mustofa secara dramatis menghentikan laju Suppanyu Avihingsanon. 

Gagal memanfaatkan keunggulan dan kehilangan poin penting membuat Ihsan harus menyerah di gim pertama 20-22. Namun di dua gim berikut, Ihsan berhasil menaklukkan Aihingsanon yang terlihat sudah kelelahan dengan skor 21-16, 21-9. Ini adalah sumbangan medali emas pertama dari cabang bulutangkis, namun juga merupakan sumbangan medali kedua. Sebelumnya, tim beregu putri Indonesia meraih medali perunggu usai takluk dari regu putri Malaysia di fase semifinal, Kamis (11/6).

Dengan target dua emas dari cabang olahraga bulutangkis di SEA Games 2015 kali ini, maka separuh dari capaian tersebut sudah terpenuhi. Besok, Sabtu (13/6), cabang olahraga bulutangkis mulai mempertandingkan nomor perseorangan di berbagai kategori. Indonesia menargetkan mampu memperoleh medali emas di kategori ganda putra dan ganda campuran. Indonesia memiliki dua pemain dengan pengalaman meraih medali emas di ajang SEA Games pada dua kategori tersebut, Angga Pratama dan Debby Susanto. (*)